Sabtu, 14 Maret 2009

Pulang ke Semarang

Pulang lagi pulang lagi. Begitulah hari-hari yang kujalani setiap 2 minggu dalam satu bulan terakhir ini. Aku memutuskan untuk pulang ke rumah. hoho. Dimulai dengan perjalanan panjang nan melelahkan karena harus menyelesaikan beberapa urusan terlebih dahulu. Finally jam 3 sampai di jombor. SEtelah melakukan rutinitas biasa sebelum naik bis yaitu nitip motor di penitipan motor K***** dan beli tiket, saya segera ngacir ke bis yang kata bapaknya berangkat semenit lagi. Setelah menghampiri tempat duduk saya yang bernomor 29 yang sebelumnya saya pikir kosong. Ternyata sudah ada orang yang duduk di situ. Yasudah terpaksa saya duduk di sebelahnya. Padahal di kertas penjualan tiket aturan bangku tersebut masih kosong. Yah ga dapat tempat duduk pojok deh. Yasudahlah. Selang beberapa menit kemudian bis berangkat (Huuuu katanya semenit).

Karena cuaca teramat mendung dan ac bis kebetulan tidak rusak, membuat suhu udara di dalam bis menjadi teramat sangat dingin. Saya pun yang sedang pileren menjadi semakin sentrap-sentrup. Untungnya tadi di kos sudah membawa tisu lumayan banyak untuk menahan imbel alias angus hihihi. Alhasil beberapa menit kemudian saya pun ketiduran tapi tak begiu lama. Karena saya kemudian terbangun dan menjadi tidak bisa tidur lagi. Pada akhirnya perut saya mulai keruyukan, soalnya tadi cuma makan pempek di rumah om dan pas diajak makan lagi oleh si bunga tiba2 saya jadi tidak lapar. Untungnya saya membawa semacam wafer yang kemaren dikasih sama mbak Is*a. Yasudah saya makan saja dengan lahap mumpung sebelah saya lagi tidur, jadi ga perlu nawarin, hehehe.

Habis makan ga bisa tidur lagi, malah yang ada jadi mual, huhuhuhu. Mana perjalanan masih jauh lagi. Saya pun hanya mampu bersabar dan guling-guling ga jelas di bangku saya. Dan entah kenapa pas ada penumpang yang baru naik dan menuju kursi belakang melewati kursi saya, sudah tiga orang yang nginjek kaki saya. Ya ampyun, emang kaki saya saking kecilnya apa, udah minggir2 tapi tetep diinjek-injek. Untung tumben pake sepatu, jadi ga terkena injekan langsung, mengingat biasanya pake sendal. Selain itu yang nginjek juga ga pake high heels 9 senti. Hadu sabar..sabar..
Semakin mual saja sampai akhirnya tibalah di semarang atas. Huuuu sudah mulai lega. Tiba-tiba mualnya berangsur-angsur ilang, yang ada tinggal suhu udara bis yang semakin dingin. Ayo cepatlah sampai.

Akhirnya turun juga di tugumuda. Adik saya yang dari tadi dihubungi untuk njrmput tapi tidak menjawab pun menelepon dan berkata bahwa hapenya mati dan dia masih di rumah. Mengingat kelamaan kalo nunggu adek saya, saya pun berencana untuk naik bis damri ac (pengen soalnya belum pernah). Dan kebetulan di halte yang biasanya banyak angkot, yang ada cuma bis damri ac. Setelah tanya bapak kondekturnya apakah lewat pedurungan dan ternyata lewat, saya pun naik. Asik asik keinginan saya kesampaian (ndesa mode: on. Di dalam bis tidak terlalu penuh, masih ada beberapa bangku yang kosong. Saya pun memilih duduk di pojok dekat jendela (kesampaian juga), dua kursi saya kuasai yang satu buat tas saya yang lumayan gede. Walopun bisnya jalan kaya siput tapi gapapalah yang penting nyampe rumah. Yang meengejutkan adalah ac bisnya malah lebih dingin dari bus yang sebelumnya. Makin pileren aja nih. huhuhu.
Bapak kondektur pun menghampiri saya nagih ongkos, lalu saya tanya berapa pak? Bapaknya bilang 3500 rupiah, huuu syukurlah saya pikir lima ribu lebih, ternyata sama aja naik angkot. Malah lebih nyaman.

Di tengah-tengah perjalanan ada seorang adek adek laki-laki yang dari tadi guling-guling di dalam bis dan menghampiri saya. Pertamanya saya diem aja trus adeknya muterin bis maklum gang di tengah bis ukurannya mayan lebar jadi bisa buat ajang guling-guling buat anak-anak. Kedua kalinya adeknya menghampiri saya, dia duduk nyempil di kursi sebelah yang saya buat naruh tas. Trus dia tanya dengan logat medhok dan polosnya "Mbaknya mau ke mana?" trus saya jawab "pulang ke rumah". Lantas dia tanya2 terus dan pada akhirnya kita pun mengobrol. Saya membaca bahwa kemungkinan anak ini berani dan cerdas (hoho sotoy). Ternyata dia abis les drum di p****** yang notabene tempat les alat musik yang terkenal di semarang (dulu saya juga pengen les di situ sayangnya ga dimodali hehehe). Adek yang saya lupa tanya namanya ini juga bercerita bahwa dia juga les karate. Huuu masih kelas satu sd udah dilesin macem2, jadi iri. Si adek ini cerewet banget dan bercerita dengan polosnya.

Sementara itu ibuknya duduk di depan dan membiarkan anaknya melincah ke sana ke mari. Pada akhirnya saya hampir sampai di palebon dan saya sengaja lewat pintu depan biar bisa say goodbye sama adeknya yang sedang melincah di depan. Setelah kupamiti dia pun hanya tersipu malu dan ibuknya si anak pun tersenyum geli sendiri padaku. Lantas aku turun setelah berterima kasih pada pak sopir. Adikku yang malang pun tepat tiba di depan gang menjemputku. Berakhirlah sudah perjalananku hari ini lalu kami segera pulang ke rumah bertepatan dengan ayah dan ibu pulang kerja.

Langsung makan sepuasnya deh. Kelaperan berat.

Rabu, 11 Maret 2009

ngeblog lagiiii

setelah sekian lama vakum dari dunia perngeblogan.
akhirnya saya nyoba ngeblog lagi.
tapi kenapa saya jadi bingunng ya.
tampaknya blog saya fiturnya tak selengkap dulu.
heu..
--'

Jumat, 29 Februari 2008

Pesan Sahabat


friends forever


Setitik kasih membuat kita sayang
Seucap janji membuat kita percaya
Sekecil luka membuat kita kecewa
Sebuah persahabatan slamanya akan selalu bermakna

Heni 25 November 2007 10:07 pm


Aku ingin menjadi yang terbaik untukmu
Aku ingin menjadi halaman terdepan dalam hidupmu
Aku ingin menjadi kenangan perjalanan hidupmu
Yang tak pernah rusak atau hilang
Kecuali kematianku

Dengan menceritakan kembali cerita-cerita masa lalu
Yang mungkin akan kau lupakan
Atau menjadi tempat untuk berpikir ulang
Atas segala keputusanmu

Dengan tingkah laku atau cerita akan dirimu
Yang kuperhatikan dengan seksama
Aku dapat menjadi album kenangan terbaik
Bagi perjalanan hidupmu

Aku akan berusaha menyimpan memori ini
Melebihi besarnya memori komputer
Jadi…
Jika kau butuh cerita-cerita masa lalumu
Kau akan ingat aku

Heni 5 Desember 2007 8:18 pm


Jika kau ingin berteman
Jangan karena kelebihannya
Karena mungkin dengan satu kelemahan
Kau mungkin akan menjauhinya

Jika kau ingin berteman
Jangan karena hartanya
Karena jika dia tak berlimpah
Kau akan meninggalkannya

Jika kau ingin berteman
Jangan karena kebaikannya
Karena mungkin dengan satu keburukan
Kau akan membencinya

Jika kau ingin sahabat
Jangan karena ilmunya
Karena apabila dia buntu
Kau mungkin akan memfitnahnya

Jika kau ingin teman
Jangan karena sifat cerianya
Karena andai dia tidak pandai menceriakan
Kau mungkin akan menyalahkannya

Jika kau ingin bersahabat
Terima dia seadanya
Karena dia juga manusia biasa
Sama sepertimu

Jangan berharap dia sempurna
Karena kau juga tak sempurna
Tidak ada yang sempurna di dunia ini
Kecuali Tuhan

Heni 3 Februari 2008 3:34 pm


Tahu ga
Kenapa jarimu dipisahkan oleh sela-sela kosong?
Karena Tuhan tahu
Suatu saat pasti ada yang mengisi kekosongan itu
Menggenggam erat dan berkata:
“Jangan sampai persahabatan kita retak”
amin

Heni 3 Februari 2008 3:34 pm


satu pohon bisa jadi hutan
satu tetes air bisa jadi laut
satu senyuman bisa menjadi kebahagiaan
satu sentuhan bisa jadi perhatian
satu sahabat sepertimu bisa jadi sumber cinta
karena menerimaku apa adanya

Heni 3 Februari 2008 3:35 pm


the time goes fast
we grows older and older
our behavior comes better
we want to make our dreams come true
and my dreams is be with you,
my best friends…

Ica 3 Februari 2008 3:35 pm


Sahabat
Percayalah
Aku menyayangimu apa adanya
Hari ini aku mengungkapkan kasih sayang untukmu
Persahabatan seperti kepompong
Butuh waktu lama untuk jadi indah
Semoga kita tetap bisa menjaganya
Sampai menjadi indah

Heni 14 Februari 2008 11:17 pm


Teman itu seperti bintang
Kadang kau melihatnya
Kadang tidak

Tapi kau tahu
Dia ada di sana

Dengan cahayanya
Dia menjagamu

Fanisa 25 Februari 2008 8:10 pm


Persahabatan ibarat sebuah rumah
Tak perlu cantik
Tak perlu mewah
Yang penting adalah empat tiang
Kejujuran
Kesetiaan
Keikhlasan
Dan...
kasih sayang

Fanisa 25 Februari 2008 8:11 pm


Aku ingin kau tahu

Kemewahan itu ibarat cos 90=0
(tak bernilai)

Kehidupan itu ibarat sin 90=1
(hanya sekali)

Dan persahabatan kita ibarat tan 90=~
(tak terhingga)

Fanisa 25 Februari 2008 8:11 pm

Rabu, 27 Februari 2008

Keket Minta Tolong, Dunk..

Saya punya tugas kuliah untuk mengumpulkan data dari 10 orang. Terutama bagi yang pernah ikut pemilu. Tolong jawab dua pertanyaan berikut:

1. 1. Pemilu tahun 2004 kemarin Anda memilih partai apa? Mengapa Anda memilih partai tersebut?

2. 2. Apakah saat pemilu tahun 2009 nanti Anda akan memilih partai yang sama? Mengapa?

Jika Anda takut privasi anda terganggu alias tidak ingin diketahui orang lain kecuali saya (tentunya ^_^ v). Kirim jawaban Anda ke ulet_keketz@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama lengkap, usia, jenis kelamin, agama, dan suku. Saya hanya ingin minta tolong dan tidak ada maksud terselubung lainnya.

Terima kasih sangad untuk Anda yang mau membantu. Semoga kebaikan Anda dibalas oleh Tuhan Yang Maha Esa. Amin...

Kelly Clarkson - Breakaway

Grew up in a small town
And when the rain would fall down
I just stared out my window
Dreaming of what could be
And if I'd end up happy
I would pray (I would pray)

Trying not to reach out
But when I'd try to speak out
Felt like no one could hear me
Wanted to belong here
But something felt so wrong here
So I pray (I would pray)
I could breakaway

[Chorus:]
I'll spread my wings and I'll learn how to fly
I'll do what it takes til' I touch the sky
I'll make a wish
Take a chance
Make a change
And breakaway
Out of the darkness and into the sun
But I won't forget all the ones that I loved
I'll take a risk
Take a chance
Make a change
And breakaway

Wanna feel the warm breeze
Sleep under a palm tree
Feel the rush of the ocean
Get onboard a fast train
Travel on a jet plane, far away (I will)
And breakaway

[Chorus]

Buildings with a hundred floors
Swinging around revolving doors
Maybe I don't know where they'll take me but
Gotta keep moving on, moving on
Fly away, breakaway

I'll spread my wings
And I'll learn how to fly
Though it's not easy to tell you goodbye
I gotta take a risk
Take a chance
Make a change
And breakaway
Out of the darkness and into the sun
But I won't forget the place I come from
I gotta take a risk
Take a chance
Make a change
And breakaway, breakaway, breakaway

Keket hayuk smangad!!!

Michael Buble - Home

Another summer day
Is come and gone away
In Paris and Rome
But I wanna go home
Mmmmmmmm

Maybe surrounded by
A million people I
Still feel all alone
I just wanna go home
Oh I miss you, you know

And I've been keeping all the letters that I wrote to you
Each one a line or two
I'm fine baby, how are you?
Well I would send them but I know that it's just not enough
My words were cold and flat
And you deserve more than that

Another aerorplane
Another sunny place
I'm lucky I know
But I wanna go home
Mmmm, I've got to go home

Let me go home
I'm just too far from where you are
I wanna come home

And I feel just like I'm living someone elses life
It's like I just stepped outside
When everything was going right
And I know just why you could not Come along with me
But this was not your dream
But you always believe in me

Another winter day has come And gone away
And even Paris and Rome
And I wanna go home
Let me go home

And I'm surrounded by
A million people I
Still feel alone
Oh, let go home
Oh, I miss you, you know

Let me go home
I've had my run
Baby, I'm done
I gotta go home
Let me go home
It will all right
I'll be home tonight
I'm coming back home


Petualangan Keket


Prambanan Temple

Kemaren tanggal 22 Februari saya berencana pulang ke Semarang setelah ikut sit in makul PS HAM sekitar jam setengah 10. Saya berencana pulang jam 2 naek joglo seperti biasa. Sebenarnya ga ada semangad buat pulang si. Cuma ikut2an tika yang disuruh pulang ma ortunya dan saya juga belom bilang ke ortu kalo mu pulang.

Tapi di sela2 makul HAM temen saya meracuni saya buat ikut jalan ke Prambanan naek transjogja. Tadinya saya tetep keukeuh mu pulang tapi setelah dipikir-pikir apa salahnya. Toh juga minggu depan juga masi bisa pulang. Saya memutuskan ikut padahal awal tahun ini ortu saya juga uda ngajakin ke situ untuk pertama kali. Jadi ini kali kedua saya ke Prambanan.
Sebenarnya apa si yang ngebikin saya begitu tertarik ma tempat ini???Padahal kalo diliat2 juga selayaknya candi pada umumnya. Mungkin karena kombinasinya dengan alam sekitarnya sempurna kali, jadi keliatan menawan..hohoho...

Pulang kul langsung cabut ke kosan temen nitipin motor karena kita berencana naek tranjogja (sejenis busway) yang notabene baru dioperasikan dan masi dalam masa promosi jadi tiketnya cuma 1000 perak. Dari kosan temen, saya mampir ke kampus lagi, kumpul, terus jalan bareng ke halte terdekat yang ada di depan Kopma. Di sono tanya ma bapaknya yang jual tiket gimana sistemnya karena kita bertujuh lom ada yang pernah naek transjogja. Belum ada seminggu dioperasikan dan salah satu tujuan kita emang mu naek transjogja. Ternyata bayar 1000 ntar masing2 orang dikasi kartu, trus dimasukin kaya sejenis mesin ATM. Tapi ternyata masukin kartu ntu cuma buat formalitas biar bias ngerasain prosedur naek transjogja. Di halte-halte berikutnya enggak disuruh masukin kartunya jadi biar masyarakat terutama kaya saya yang ndeso ini pernah ngerasain masukin kartu transjogja ke mesinnya. Hohoho...

Setelah nunggu beberapa lama sampe kaki pegel-pegel akhirnya busnya datang juga. Dan sebagian besar dari kita ga dapet tempat duduk alias berdiri. Tampilannya mungkin sejenis busway si cuma lebih kecil aja. Busnya juga mayan cozy, ACnya adem, wangi pula, dan warna busnya ijo, warna kesukaan keket..hoho. Tapi emang rada lelet juga dibanding bus aspada biasa. Tapi so far tetep asik...


Trus kita berhenti di halte ke 2, oper lagi karena kita naeknya dari halte yang salah, seharusnya bukan dari yang di deket kopma tapi yang di sagan. Bus yang jalur 1b kearah prambanan lagi penuh-penuhnya. Kalo ada tempat, cuma cukup buat 4 orang, itupun berdiri. Karena kita semua uda capek nunggu 3 bus penuh semua akhirnya rombongan dipecah jadi dua. 3 orang temen gw duluan. Trus kitat berempat nunggu bus berikutnya. Kalo ga gitu mah ga berangkat2...

Trus sampe di halte prambanan kita musti jalan jauhh banged sampe ke komplek wisatanya. Baru aja nyampe langsung diiringi dengan hujan deras. Waks..Untung saja ada warung untuk tempat berteduh. Setelah hujan reda kita lanjut lagi touringnya tapi solat dzuhur dulu. Musholanya cukup bersih si. Trus lanjut beli tiket @ 8000 rupiah.

Situasi ga seramai hari libur kaya waktu saya ke situ sama keluarga. Agak sepi mungkin juga karena faktor cuaca yang kurang bersahabat. Masuk komplek candi yang langsung kita lakukan adalah sesi pemotretan..halah..halah..

Kondisinya masih sama persis waktu saya datang pertama kali, tidak ada perubahan berarti. Kecuali saya ga didampingi oleh ortu,,hehehe..Kompleks candi utama masih dikelilingi dengan pagar karena masih dalam tahap renovasi. Udaranya rada-rada mendung gimana geto. Pokoknya asik dah..


Setelah cape pemotretan qita nyari tempat buat mam bekal. Karena kantong mahasiswa, kita bawa bekal ndiri. Ada yang bawa lauk, sayur, masi, tiker, minum. Yang paling ga modal saya, cuman bawa diri aj, hakhakhak. Keket seksi transportasi..huhu..

Pulangnya masi ujan. Jalannya ke halte jauh. Kita naek transjogja lagi, 2 kali ganti bus biar pulangnya ga kemaleman. Turun di kopma jalan lagi dari kopma mpe kos temennya keket. Huwaaa...hari jalan nasional, sampe kosan bener2 tepar, untung besoknya libur..

Tapi gapa2, tetep asik oiy....